Dain (Hutang)

Sumber Gambar : Redaksi manunggal syafaat

 

Pasang surut akan rizki Allah adakah pembelajaran dariNya untuk bisa menjadi lebih dewasa dalam bersikap. Keluasan dan kesempitan selalu menjadi dinamika yang tak terelakkan. Menjalani peran dalam kehidupan juga dihadapkan dengan berbagai macam kekurangan, sehingga tak jarang kita saling membutuhkan bantuan, terutama pada kendala finansial dengan cara berhutang. Banyak dinamika kehidupan ketika kita sudah menjalin komitmen berhutang dan atau memberikan hutang kepada pihak lain. Pemilihan sumber dana pun harus memerlukan ilmu, agar jelas manfaat dan mudharatmya.

Tidak dipungkiri, resiko akan konsep berhutang ini, jika tidak didasari dengan ilmu dan pengetahuan yang jelas akan menimbulkan mudharat yang besar. Minimum paseduluran yang berubah menjadi permusuhan, hanya karena proses transaksi yang kurang jelas akadnya. Baik secara waktu, nilai aslinya dan bahkan hukum-hukum yang meliputi akad (berhutang) tersebut.

Atau, banyak juga kasus-kasus orang yang terjerat hutang, hingga kehilangan aset-aset primernya dan akhirnya menjalani kehidupan yang merana. Banyak sisi yang harus kita tadabbur i bersama. Jangan sampai persoalan hutang berhutang menjadi bibit atas perpecahan persaudaraan di antara kita semua. Mari nenimba ilmu bersama, melingkar untuk berdiskusi atau sekedar berkelakar.

Beriklan Disini Beriklan Disini