Reportase Nandur lan Ngrumat, 27 Desember 2019

Sumber Gambar : Redaksi MS

Muqodimah

Nandur, proses mempersiapkan bibit segala kebaikan, ilmu, pola pikir, dan lain nya, untuk meletkkan pada tempat yang tepat. Kemudian ngrumat, terus melangkah, menerapkan dan menjaga hal yang sudah ditanam agar terus tumbuh dan berembang.

 

Reportase Manunggal Syafaat 27 Desember 2019

Redaksi MS

Tema nandur lan ngrumat, adalah tema yang sangat dekat kaitan dengan tanaman. Beberapa dari masyarakat sudah menekuni di bidang menanam dan merawat pohon, buah, bunga, dan banyak jenis pohon lain.

Bpk didik, menjabarkan pengalaman selama menekuni di bidang tanaman, menemukan methode budidaya yang berjumlah 4 poin.

  1. Kuantitas Menjadi Kualitas dan Menemukan Pasar

Ketika bpk. Didik menekuni (menggilai) bidang tanaman, melakukan percobaan, dan ahirnya menghasilkan budidaya tanaman yang jumlah nya banyak. Secara alami, kuantitas yang besar adalah suatu pencapaian atau kualitas. Kemudian ketika punya kuantitas dan otomatis adalah kulitas, maka secara alami juga bertemu dengan pasar (konsumen) yang sekaligus juga titik utama berjalan nya budidaya.

  1. Mentoring

Poin 1 yang sudah berjalan akan mempertemukan pelaku budidaya dengan mentor yang mengarah ke pengembangan produk

  1. Koneksi dan Investor

Selanjutnya ketika budidaya sudah berjalan dengan poin 1 dan 2, akan menjadikan koneksi ke banyak arah. Penyedia bahan, konsumen yang lebih besar, dan juga  pemodal atau investor untuk mengangkat ke dunia industri yang lebih besar

  1. Industri

Ketika kebutuhan pasar sudah banyak, dan kegiatan industri sudah berjalan, akhir nya tidak mungkin kegiatan industri dikerjakan sendiri. Secara otomtis mempertemukan sumber daya manusia yang banyak.

Dalam dunia perindustrian, 4 poin di atas bisa di jadikan bahan ilmu yang bisa di terapkan di bidang yang sama atupun di bidang yang lain.

Kunci dari 4 poin di atas adalah tentang menekuni atau “menggilai” sehingga menjadi ahli. Secara otomatis juga akan membuka jalan menuju kegiatan yang lebih besar.

 

Pak Win merespon dengan kalimat yang sering di utarakan mbah nun yaitu, “jadilah ahli dalam bidang masing-masing, jika belum menemukan bidang nya, maka tekuni apa yang membahagiakan sampai menjadi ahli, dan ketika masyarakat membutuhkan hal yg kamu tekuni, maka tidak lain mereka akan mencari kamu”. Uang hanyalah salah satu akibat dari kebermanfaatan kepada masyarakat. Menurut bpk. Win “nandur keahlian” adalah hal yg penting.

Pak Habib merespon, bahwa setiap manusia pasti selalu nandur, entah itu kebaikan maupun keburukan. Kunci tumbuh kembang dan kelestarian adalah “ngrumat”. Ketika sesuatu yg sudah ditanam tidak dirawat, maka tumbuh kembang dan kelestarian tdk berjalan. Sama hal nya kemampuan seseorang yang terus dirawat akan menjadikan seseorang ahli

Sama hal nya manunggal syafaat adalah “nandur”. Selanjutnya adalah merawat hal tersebut agar hal yang sudah ditanam bisa lestari.

Salah satu bentuk merawat dlm manunggal syafaat adalah dengan adanya web, yang bisa menampung berbagai ide, gagasan, karya, agar bisa di sebar luaskan sebagai bahan ide, diskusi, dan tidak menutup kemungkinan terjadinya keterkaitan dan kerjasama di bidang industri bagi para pembaca web.

Kembali pada tema, mas ulin merespon “nandur lan ngrumat” akan sangat terkait dengan atmosfer, habitat, cuaca, lingkungan, yang ikut menentukan tumbuh kembang dan kelestarian. Sebagai contoh, tanaman yang sudah ditanam dan dirawat, tapi lingkungan tidak mendukung tanaman tersebut, maka tanman tidak tumbuh dan berkembang dengan baik. Maka pintar pintarlah mengerti hal hal atau kebaikan yang kompatibel dengan lingkungan, untuk dirawat.

Panca memberikan respon dari penjabaran tentang cuaca, dan menghubungkan pada penjabaran Mas Bayu mengenai pengembangan padi dan greenhouse pada pertemuan sebelumnya. Apakan yang dilakukan itu upaya menjadikan suatu tanaman sebagai tanaman segala cuaca atau tanaman segala musim.

Mas Bayu merespon dengan menjabarkan kembali pengembangan pertanian padi yang telah di pelajari adalah bukan untuk menjadikan tanaman segala musim, namun dalam hal ini untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil panen.

Metode greenhouse juga bukan di maksud menjdikan tanaman segala musim, melainkan membuat cuaca dalam skala yg lebih kecil (greenhouse) yang sangat sesuai dengan kebutuhan tanaman yang ada di dalam nya. Yaitu dengan pemilihan suhu, kelembaban, nutrisi, intensitas cahaya matahari dan berbagai parameter lain yang mendukung tumbuh kembang tanaman secara buatan / artifacial.

Dari ke 2 percobaan pengembangan yang dilakukan bukan untuk tujuan tanaman segala musim.

 Ahirnya, dari penjabaran di atas semua, ada poin poin yang bisa menjadikan bahan ide, diskusi, dan bahan koneksi kerajsama, tentang hal poin poin membangun industri, dengan awalan menekuni suatu bidang agar menjadi ahli. Dan terus melakukan pengembangan, percobaan, untuk meningkatkan efektifitas kerja, kompabilitas lingkungan, dan hasil yang lebih baik.

 

Margosari, 27-28 Desember 2019

Panca - (Pegiat Manunggal Syafaat Kulonprogo)

Beriklan Disini Beriklan Disini